Dukung Perempuan Tabi di Pemilu 2024, Golkar Siap melakukan

SENTANI – Sebagai bentuk keseriusan dalam mendorong perempuan menjadi anggota legislatif di Pemilu 2024, Partai Golkar Kabupaten Jayapura dibawah kepemimpinan Yanto Khomlay Eluay melakukan kontrak politik dengan perempuan Tabi.

politik itu disampaikan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayapura, Yanto K. Eluay dalam diskusi bersama tokoh perempuan Tabi pada kunjungan kerja (Kunker) Pokja Perempuan MRP, di Obhe (Pendopo Adat) Igwa-igwa Ondikleuw Haleufoiteuw Hele Wabouw, Kontrak Sereh, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (29/7/2022) sakit.

“Dalam kegiatan ini, kami strategi untuk bagaimana hal-hal teknis dalam mendorong perempuan-perempuan Tabi menjadi anggota legislatif pada Pemilu Legislatif atau Pileg 2004,” katanya.

Selain itu juga, lanjut Yanto menjadi pimpinan daerah pada Pilkada 2024. Setelah Pileg dan Pemilu Presiden, kan ada Pilkada bagaimana perempuan-perempuan Tabi ini bisa menjadi kepala daerah seperti Bupati dan juga bisa Walikota di provinsi induk Papua.

Dalam pertemuan dengan tokoh-tokoh perempuan ini, yang lebih penting saya sebagai tokoh adat dan juga sebagai pembawa materi. Tetapi saya juga sebagai salah satu ketua partai politik, dengan adanya pertemuan yang saya sampaikan tentang kontrak politik,” tulisnya.

Bahwa partai Golongan Karya Kabupaten Jayapura, kata Yanto siap lakukan kontrak politik dengan perempuan-perempuan Tabi. Kalau ada perempuan Tabi yang mungkin menjadi anggota DPR atau mau maju sebagai kepala daerah di Kabupaten Jayapura, sebagai ketua Partai Golkar di Kabupaten Jayapura saya siap mengakomodirnya. Inilah kontrak politik yang saya buat dengan perempuan-perempuan Tabi yang ada di Kabupaten Jayapura,” ujarnya.

Jikalau memang ada perempuan-perempuan Tabi yang mau mendorong salah satu perempuan, untuk dicalonkan menjadi keterwakilan mereka di DPRD kabupaten Jayapura, sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Jayapura, dirinya siap mengakomodir untuk dicalonkan dalam Pileg 2024.

” Tapi dengan syarat, mereka semua harus membangun satu persatuan dan siap memberikan suara, untuk (perempuan) siapa yang mereka rekomendasikan, itu saja syaratnya. Jadi, berapa suara yang akan diberikan untuk perempuan yang mereka dorong untuk menjadi anggota DPRD,” cetusnya.

Pria yang juga Ondofolo Kampung Sereh ini juga menjelaskan, kontrak politik ini bertujuan untuk mengingatkan perempuan yang akan menjadi caleg terhadap janji-janji dan program kerja jika terpilih menjadi anggota legislatif pada pemilu 2024.

”Dengan adanya kontrak politik ini, begitu dia jadi atau ketika duduk di parlemen agar dia dapat berbicara dan berbicara dengan kepentingan perempuan-perempuan di Kabupaten Jayapura,” tuturnya.

Dalam diskusi bersama tokoh-tokoh perempuan Tabi, tambah Yanto, ini kontrak politik yang dirinya buat bersama perempuan Tabi. Untuk perempuan Tabi, khususnya di wilayah Kabupaten Jayapura, jika punya komitmen bersama untuk mendorong satu perempuan agar segera menyampaikan dirinya.

“Sebagai ketua partai Golkar di daerah ini, saya akan akomodir. Karena jika dia terpilih, akan berbicara tentang kepentingan perempuan di Kabupaten Jayapura lewat partai Golkar,” tegasnya.

Penandatanganan kontrak politik dilakukan saat berkultivasi dengan tokoh-tokoh perempuan Tabi pada saat Pokja MRP melakukan kunjungan kerja untuk meningkatkan kapasitas bersama di bidang politik menjelang pemilu 2024.

” Untuk itu, saya berharap partai Golkar lainnya di tingkat Kabupaten Sarmi, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Keerom dan juga Kota Jayapura mengambil langkah ini. Marilah kita berdayakan perempuan, karena dalam aturan pemilu atau Undang-Undang pemilu itu sudah jelas mengakomodir 30 persen kuota perempuan,” imbaunya.

“Karena pertemuan yang dilakukan hari ini oleh Pokja Perempuan MRP di sini, apalagi saya sebagai salah satu pembawa materi, juga saya sebagai tokoh adat, serta sebagai ketua partai politik untuk perempuan Tabi,” tambahnya.

menyampaikan, perempuan Tabi harus membangun satu organisasi yang solid dan bersinergi. Selain itu, kata Yanto, persiapan siap mengakomodir salah satu perempuan dalam daftar caleg, yang penting perjanjian dan persyaratannya itu, asalkan Tabi membuat pernyataan disini, bahwa mereka atau perempuan Tabi khususnya di Kabupaten Jayapura siap untuk memberikan dukungan suara kepada Golkar.

Kalau hari ini perempuan Tabi mau mendorong salah satu perempuan untuk duduk di DPR, yang penting komitmen dan konsistensi, untuk memperjuangkan hak-hak atau kepentingan perempuan di daerah ini, maka Golkar siap mengakomodir dan mencalonkan,” pungkasnya.